Debat Kyai NU vs Syaikh Wahabi

Suatu ketika, seorang syekh Wahabi berdebat sengit dengan Kiai kampung yang sangat kental NU-nya. Memang paham Wahabi acapkali bertentangan dengan NU, sehingga debatnya nampak seru, terutama seputar fase-fase setelah orang meninggal. Mereka silih berganti membuka kitab-kitab yang tebal andalan masing-masing.

Kiai NU tetap berpendirian bahwa orang setelah mati akan melalui fase pertanyaan kubur, selanjutnya dan selanjutnya. Sementara Syaikh Wahabi membantahnya dengan dalil yang tidak bisa dirasionalisasi dan lemah.

Ketika perdebatan mulai memuncak, kiai NU keluar dari arena debat, seraya berkata,“Sebentar saya masih ada satu bukti lagi untuk mendukung pendapat saya!” Sementara Syaikh Wahabi mempersilahkan sambil persiapan, jangan-jangan Kiai NU mengambil kitab yang paling tebal sebagai jurus pamungkasnya.

Kiai NU sudah datang kembali sambil menunjukkan sesuatu, “Nah, ini buktinya kalau Anda masih tidak percaya!”

“Lho, Pak Kiai buat apa pentungan sebesar itu?” Tanya Syaikh Wahabi, heran bukan kepayang.

“Yang jelas untuk Anda, nanti setelah Anda saya gebukin dan mati, tolong ceritain kejadian di alam kubur ya, nanti saya tolong dimisscall…!”

Syaikh Wahabi lari tunggang langgang meninggalkan arena debat, takut digebuki.

Comments (0)
Add Comment