Mengenang Gus Sholah, Ulama Bijak Pengayom Kaum Muda NU

ISLAMRAMAH.CO, Kabar duka kembali menyelimuti Tanah Air. KH Salahuddin Wahid, adik kandung Presiden ke-4 Republik Indonesia (RI), KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) berpulang ke rahmatullah, Minggu (2/2/2020). Selama hidupnya, Gus Sholah, sapaan akrabnya, dikenal sebagai ulama yang bijaksana dan menjadi pengayom bagi anak-anak muda NU. Gus Sholah juga dikenal sebagai sosok yang berintegritas dan pemersatu bangsa.

Kiai yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat jantung Nasional Harapan Kita, Jakarta. Sebelum meninggal dunia, Gus Sholah, sebagaimana dijelaskan oleh Irfan Asy’ari (putra sulung), masih memikirkan tentang kondisi umat dan kemajuan pesantren. Gus Sholah juga sempat berbincang terkait pembuatan film Jejak Langkah Dua Ulama. “Tetapi, sayang beliau tidak sempat menontonnya,” kata Irfan.

Gus Sholah dikenal sebagai sosok yang idealis, jujur, dan sederhana. Bahkan beberapa waktu lalu Gus Sholah masih sempat menulis di salah satu koran nasional tentang refleksi 94 tahun Nahdlatul Ulama. Gus Sholah termasuk salah seorang kiai langka yang produktif menulis. Tak jarang tulisannya mengkritik NU, meskipun ia sendiri tokoh NU. Hal itu ia lakukan, sebagaimana pemaparannya, semata-mata agar NU tetap seimbang.

Gus Sholah adalah tokoh yang menjadi obor bagi persatuan bangsa dan negara. Bangsa Indonesia kehilangan besar, karena selama hidupnya Gus Sholah kerap memberikan teladan persatuan, kerukunan tanpa membeda-bedakan, termasuk kepada umat agama lain

Wafatnya Gus Sholah menjadi perhatian sejumlah tokoh nasional. Mereka berduka dan mengenang sosok Gus Sholah. Nyai Shinta Nuriyah Wahid, Istri mendiang Gus Dur, menyebut Gus Sholah sebagai sosok yang berintegritas. Menurutnya, semua elemen bangsa berduka atas kepergian Gus Sholah. “ Kita semua, bangsa ini, turut merasakan kehilangan atas wafatnya beliau,” katanya.

Sementara intelektual muda NU, Zuhairi Misrawi (Gus Mis) mengatakan Gus Sholah sebagai sosok pengayom bagi generasi muda NU. Menurut Gus Mis, ia juga sosok yang arif dan bijaksana. “Duka dan doa atas kepulangan Gus Sholah. Sosok bijak dan mengayomi kaum muda NU,” kata Gus Mis melalui akun twitternya.

Presiden Jokowi juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Presiden menyebut Gus Sholah sebagai pemersatu bangsa. “Bangsa ini akan mengenang almarhum sebagai tokoh yang gigih menjaga dan merawat persatuan. Selamat jalan Gus Sholah,” tulis Presiden dalam akun twitter resminya.

Comments
Loading...