Vaksinasi Virus Radikalisme

Pada hari Rabu (13/01/2020), Presiden Joko Widodo telah menjadi orang pertama yang disuntikkan vaksin Covid-19. Jokowi meyakinkan publik akan pentingnya vaksinasi nasional demi keberlangsungan kehidupan yang terbebas dari virus korona. Akan tetapi, jangan sampai kita melupakan pentingnya vaksinasi dalam bentuk lain yang juga sedang menjangkit masyarakat Indonesia, yakni vaksinasi virus radikalisme. Pandemi Covid-19 yang mendera seluruh dunia, tidak mengurangi ancaman serius virus radikalisme dan keamanan. ... READ MORE.......

Jangan Salah Pilih Idola!

Harun Yahya alias Adnan Oktar, penceramah dan penulis buku-buku Islam asal Turki sekaligus idola sejumlah masyarakat Muslim Tanah Air, divonis 1.075 tahun penjara. Ia terbukti melakukan kekerasan, pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, penipuan, serta upaya melakukan mata-mata politik dan militer pemerintah. Runtuhnya pesona Harun Yahya nyatanya membuat para penggemarnya minggat. Lantas, kepada siapa seharusnya umat Islam berkiblat? ... READ MORE.......

Bahaya Populisme Islam

Ketika Dunia Arab kontemporer tengah dilanda malapetaka konflik kekerasan dan peperangan, beberapa pihak mencoba mengoyak persatuan dan kesatuan Indonesia dengan mengimpor sumber perseteruan itu. Ratusan ribu nyawa melayang akibat kepentingan jangka pendek elite politik demi menggalang populisme Islam yang di antaranya membelokkan makna jihad sebagai senjata ampuh melawan tirani antarpenguasa. ... READ MORE.......

Khairu Ummah, antara Klaim dan Realitas

Ada satu ayat al-Quran yang sedang mengalami ambivalensi ketika diperhadapkan dengan situasi saat ini. Hal tersebut karena keberadaannya ditarik ulur antara idealita pesan wahyu dan realitas. Dalam surat Ali Imron [3] ayat 110, Allah menaruh standar unggul dengan menyebut umat Islam sebagai khairu ummah (umat terbaik). Sedangkan, kenyataannya umat Islam tengah mengalami keterpurukan identitas sejak berabad silam. Kita seolah kehabisan energi untuk mengejar kemajuan modernitas dan untuk berkontribusi dalam trajektori peradaban dunia. ... READ MORE.......

Keawaman tentang Wacana Syariat Islam

Di negeri ini, cita-cita tentang penegakan syariat Islam terus bergema sepanjang sejarah. Tidak sedikit golongan yang menginginkan kembalinya frase “…kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”, sebagai dasar negara yang pernah dirumuskan dalam Piagam Jakarta 1945. Namun, saat mendengar wacana tentang Syariat Islam, apa yang menjadi bayangan sebagian masyarakat adalah pemberlakuan hukum cambuk, potong tangan, dan rajam. ... READ MORE.......

Injak Rem Sikap Fanatik

Meski Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) telah resmi dibubarkan pemerintah pada, 19 Juli 2017, akan tetapi sayap organisasinya, Gema Pembebasan, di kalangan pelajar dan mahasiswa masih bergerak bebas hingga sekarang ini. Demikian pula sayap dari Front Pembela Islam (FPI)—Front Mahasiswa Islam (FMI), Front Santri Indonesia (FSI), Hilal Merah Indonesia (Hilmi), Mujahidah Pembela Islam (MPI), Bantuan Hukum Front, dan seterusnya—masih beraktivitas sebagai sayap juang organisasi yang belum lama ini dibubarkan. ... READ MORE.......

Gus Dur Budayawan Sejati

Sudah sebelas tahun Abdurrahman Wahid atau Gus Dur wafat. Selama hidupnya, ia melakoni banyak peran, tetapi masih sedikit yang membahas Gus Dur sebagai budayawan. Itu sebabnya, ia bukan orang yang mudah terpapar dengan budaya ke-Timuran agar dicap paling agamis, atau budaya Barat supaya terlihat lebih modern. Demikian Gus Dur, seorang tokoh budayawan sejati. ... READ MORE.......

Belajar Berdemokrasi dari Gus Dur

Penyerangan brutal ke gedung Capitol Hall telah meninggalkan noda hitam pada demokrasi Amerika Serikat. Untuk pertama kalinya dalam sejarah pemilu AS diwarnai dengan unjuk rasa besar-besaran. Ketidaklapangan Donald Trump dalam menerima kekalahan di gelangang pilpres ke-59 telah membawa babak baru demokrasi. Berakhir sampai di sinikah perjalanan demokrasi AS? Respons Trump yang represif terhadap proses demokrasi cukup disayangkan. Pasalnya, dapat berdampak buruk pada persoalan vertikal dan horizontal sosio-politik Amerika Serikat. Rasa-rasanya, dalam hal ini Trump mesti belajar berdemokrasi dari Gus Dur. ... READ MORE.......

Salah Kaprah Memahami Jundullah

Menaikkan jumlah penonton dan pengikut adalah prioritas, sedangkan meningkatkan kualitas konten dakwah daring itu sampingan. Jundullah yang berarti tentara Allah, kian lama kian disalahartikan dan dimanfaatkan habis-habisan. Dari pernyataan ustadz dan aktivis media sosial yang berbondong-bondong menyebut Covid-19 sebagai tentara Allah, sampai video viral deklarasi jundullah pada awal tahun 2021. Lantas, siapa sebenarnya jundullah yang dimaksud dalam al-Quran? Benarkah Covid-19 atau mereka yang melakukan deklarasi? Atau bahkan, bukan keduanya? ... READ MORE.......

Menguatkan Pendidikan Moderasi Beragama

Dalam merawat kerukunan dan harmoni sosial, wilayah pendidikan menjadi laboratorium efektif untuk penguatan moderasi beragama. Demikian salah satu program prioritas pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2025, yakni memperkuat moderasi beragama. Itu sebabnya, secara komprehensif sistem pendidikan tengah dikuatkan untuk memiliki perspektif moderat, baik dalam pengembangan kurikulum, materi dan proses pengajaran, pendidikan guru dan tenaga kependidikan, serta rekrutmen guru. ... READ MORE.......